Selasa, 12 Agustus 2014

Kecerdasan


Manusia hanyalah produk dari pikirannya. Ia menjadi apa yang ia pikir. –Gandhi



Howard Gardner, seorang profesor psikologi dari Harvard, yg menyimpulkan bahwa sistem pendidikan kita gagal karena sistem ini hanya mengukur jenis kecerdasan tertentu. Menurut Gardner, sebenarnya ada delapan bidang kecerdasan atau kompetensi, dan ia meneguhkan bahwa nyaris setiap orang adalah genius dalam satu atau dua dari delapan bintang yang akan saya jelaskan di bawah:

Kecerdasan Linguistik: Kemampuan untuk mengerti dan menguasai bahasa dan ungkapan verbal. Apakah Anda pandai dalam berbicara, mengungkapkan perasaan, pikiran, dan gagasan? Apakah rekan-rekan kerja meminta Anda mengucapkan beberapa kata di rapat-rapat? Apakah teman-teman meminta bantuan Anda mengatakan sesuatu kepada orang lain karena Anda selalu mengetahui apa yg benar untuk dikatakan? Marthin Luther King dan John F. Kennedy adalah contoh yg baik dari kecerdasan linguistik. Pertimbangkan pidato Martin Luther King “I Have a Dream” yg sangat menggugah, bagaimana daya retorikanya mengundang seluruh bangsa untuk ikut bersatu dengan impian persatuannya. Atau bagaimana pidato tahunan John f. Kennedy- “Jangan tanya apa yg bisa dilakukan negara bagimu, tanya apa yg bisa kaulakukan bagi negara.”- memberikan potret diri kita sebagai idealis dan aktivis. Kecerdasan linguistik merekalah yg membuat kita semua berhenti, mendengar, dan belajar.

Kecerdasan Musikal

Kapasitas untuk mencipta dan menangkap pola-pola, ekspresi, dan komposisi musik. Apakah Anda keluar dari pertunjukkan musik sambil menggumamkan setiap nadanya? Memainkan alat musik adalah sesuatu yg mudah bagi Anda? Mozart, yang menyusun musik sebelum anak-anak lain mengenal warna, akan masuk dalam kategori ini. Apakah anda mempunyai kemampuan mendengar semua kompleksitas dan seluk beluk setiap alat musik, membangun sebuah rajutan musik yang ajaib, atau menghabiskan lagu karaoke lebih cepat dari orang lain?

Kecerdasan Logika-Matematika

Keterampilan menghitung dan pemikiran sebab-akibat sering kali ditunjukkan para ahli matematika, juara catur, dan miliarder yg memberikan Microsoft kepada kita. Kecerdasan yg satu inilah yg diukur dalam sistem sekolah kita, yg menekankan pemikiran logis, dan deduksi: beri saya masalah kata, dan saya akan memberi Anda Jawaban. Namun, pengertian akan ini hanyalah salah satu dari delapan kecerdasan yg tersedia bagi kita, dan banyak orang mengalami kekurangan di bidang ini. Jika Anda seorang insinyur atau ilmuwan, kemungkinan besar Anda memiliki kecerdasan logika-matematika yg tinggi.

Kecerdasan spasial

Kemampuan memvisualkan masalah-masalah rumit dan menghargai ruang dan tata letak yg luas. Meskipun nyaris dikeluarkan dari sekolah, Einstein masuk ke dalam kategori ini. Ia belum bisa bicara sampai usia empat tahun, ia belum bisa membaca sampai usia tujuh tahun. Guru-gurunya menganggap dia mengalami kelambanan mental, tidak sosial, dan selalu terbuai dalam impian-impian bodhonya. Einstein dikeluarkan dan tidak diterima di Sekolah Politeknik Zurich. Akan tetapi, ia memiliki kemampuan membayangkan dirinya di sorot cahaya, bergerak maju, sambil mengorelasikannya dengan waktu dan akhirnya memunculkan rumus terkenalnya E=mc2. Inilah contoh terbagus dari kecerdasan spasial.

Kecerdasan kinestesis-tubuh

Koordinasi yg hebat dalam tugas jasmani yg rinci atau tugas besar dari otot-otot besar. Seorang atlet profesional akan masuk dalam kelompok ini, begitu pula penari dan pelatih kuda. Berapa banyak orang yg Anda kenal yg sangat atletis, tetapi berkinerja akademis yg kurang baik?

Kecerdasan intrapersonal

Pengertian yg mendalam tentang diri, pengalaman internal, emosi, motif dan pikiran Anda.orang-orang yg memiliki kecerdasan ini sungguh0sungguh bersentuhan dengan siapa diri mereka. Mereka sering kali sangat terampil dalam mengomunikasikan pikiran dan perasaan internal mereka, tetapi tidak selalu demikian karena ini bersimpangan dengan kecerdasan linguistik. Banyak filsuf dan mistik, seperti Walt Whitman, Ralph Waldo Emerson, Buddha, atau Yesus, bersinar dalam kategori ini.

Kecerdasan interpersonal

Kemampuan mudah memahami orang lain-niat dan kepedulian mereka. Anda melihat perbedaannya dengan kecerdasa intrapersonal? Intrapersonal adalah memahami diri sendiri; interpersonal adalah memahami orang lain. Orang-orang yg memiliki kecerdasan ini sangat berempati dan peduli pada bagaimana suatu tindakan akan mempengaruhi orang lain. Banyak perempuan yg mengatakan kepada saya bahwa mereka berharap kalau saja suami mereka memiliki kecerdasan yg satu ini!

Kecerdasan naturalistis

Seseorang yg memiliki penghargaan dan pengertian yg mendalam terhadap semua tindakan lingkungan dan ekologi. Dengan kata lain, seseorang yg mengerti bahwa di dunia alami, setiap tindakan memiliki reaksi berlawanan yg setara. Al gore dan ervin laszlo adalah dua contoh yg muncul di benak saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar