Rabu, 13 Agustus 2014

Jurnalistik

Komunikasi dan jurnalistik merupakan suatu studi spesialisasi ilmu yang tidak dapat dipisahkan karena kegiatan tersebut merupakan bagian dari komponen komunikasi yang terdapat pada bentuk atau scope komunikasi, jurnalistik sebagai Ilmu Komunikasi Massa terdapat dalam bentuk komunikasi. Studi komunikasi terdiri dari 3 katagori 

“Bentuk Spesialisasi 
1. Media 
2. Efek 
3. Bentuk spesialisasi komunikasi 

a. Komunikasi antar persona yaitu pernyataan manusia yang ditujukan kepada sasaran tunggal 
b. Komunikasi kelompok yaitu pernyataan manusia yang ditujukan kepada kelompok tertentu atau suatu kumpulan manusia yang mempunya antar hubungan sosial yang nyata 
c. Komunikasi massa yaitu pernyataan manusia yang ditujukan kepada massa”. (Palapah, 1983:11). 

Media massa (TV, Radio, Koran dan Majalah), identik dengan sarana penampilan dan penyebaran hasil kerja jurnalistik. Oleh karena itu dari segi kegiatannya Jurnalistik sering disamakan dengan pers yaitu kegiatan kewartawanan dalam mencari, menyusun, menulis, menyunting dan menerbitkan (mempublikasikan) berita di media massa (baik cetak maupun elektronik). 

Dilihat dari sejarahnya, jurnalistik dimulai dengan adanya “acta diurna”, yang artinya “kegiatan dari hari ke hari”, istilah itu lahir pada jaman Romawi; jaman pemerintahan Julius Caesar, saat itu di lokasi kerajaan dipasang papan putih yang kerap ditempelkan pengumuman-pengumuman atau berita–berita khususnya senat (acta senatus) dan laporan–laporan Dewan Perwakilan Rakyat (acta diurna). Karena adanya permintaan dari masyarakat kemudian pengumuman meluas dan disahkan dan disebarluaskannya melalui “kurier”, kurier itulah yang pada akhirnya disebut “diurna” atau “diurnarius”. 

Sedangkan kata Jurnalistik sendiri pada dasarnya berasal dari bahasa Belanda “journalistiek” yang dalam bahasa Inggrisnya “journalism” yang bersumber dari perkataan “journal” terjemahan dari bahasa Latin “diurna” yang berarti “harian atau setiap hari”. Jurnalistik berasal dari kata journalism (Inggris), berasal dari journal atau de jour (Prancis), berarti catatan atau berita harian di mana segala berita pada hari itu termuat dalam lembaran (kertas) yang terceta. Semua berita tercetak di atas kertas dengan mesin cetak press maka istilah pers digunakan untuk kegiatan yang sama dengan jurnalistik. 
“Jurnalistik berarti kegiatan mengelola berita, mulai dari peliputan peristiwa melalui penyusunan pesan berita sampai penyebaran berita yang sudah tuntas kepada khalayak. Komunikasi jurnalistik adalah komunikasi yang berkaitan dengan kegiatan pemberitaan melalui media massa pers, radio dan televisi”. (Effendy,1989: 195.)
Secara gamblang jurnalistik didefinisikan sebagai keterampilan atau kegiatan mengulang bahan berita mulai dari peliputan sampai kepada penyusunan yang layak disebarluaskan kepada masyarakat. Adapun keterampilan itu sendiri meliputi kegiatan mencari, mengumpulkan, menyeleksi dan mengolah informasi yang mengandung nilai berita serta menyajikan kepada khalayak melalui media massa periodik baik cetak maupun elektronik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar